Redaksi-one.com, PANDEGLANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten menyatakan optimisme tinggi untuk lolos tahapan verifikasi internal dan siap bertarung total pada Pemilu 2029 mendatang.
"Kami sangat percaya diri bahwa Pemilu 2029 akan menjadi momentum emas bagi PPP untuk bangkit dan merebut kembali kejayaan yang pernah kita miliki," hal tersebut disampaikan Ketua DPW PPP Provinsi Banten, Neng Siti Julaiha kepada media, usai membuka Musyawarah Cabang (Muscab) VI DPC PPP Kabupaten Pandeglang di Aula Baitul Hamdi, Cimanying, Kecamatan Menes, Pandeglang, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, Optimisme ini bukan tanpa dasar, melainkan buah dari refleksi mendalam atas dinamika politik nasional. Neng Siti Julaiha mengungkapkan, pada Pemilu lalu PPP sebenarnya nyaris melenggang ke Senayan. Namun, langkah partai terhenti karena hanya kekurangan sekitar 100 ribu suara secara nasional untuk memenuhi ambang batas parlemen (parliamentary threshold).
"Kekurangan 100 ribu suara secara nasional pada pemilu lalu adalah cambuk keras bagi kami. Ini bukan akhir, melainkan titik start untuk melakukan evaluasi total secara objektif. Kami mendeteksi setiap celah kelemahan dan memastikan kesalahan serupa tidak akan terulang pada struktur baru yang terbentuk hari ini," lanjut Neng Siti Julaiha.
Selain evaluasi nasional, PPP Banten juga merefleksikan catatan sejarah internal di tingkat regional. Provinsi Banten tercatat pernah menjadi salah satu basis terkuat partai berlogo Ka'bah tersebut.
"Dulu, PPP pernah berjaya dengan merebut delapan kursi di DPRD Provinsi Banten pada era kepemimpinan Muhamad Mardiono, yang sekarang menjabat sebagai Ketua Umum DPP PPP," ujar Neng Siti Julaiha mengenang masa keemasan partai.
Namun, seiring berjalannya dinamika politik, perolehan kursi tersebut mengalami penurunan hingga tersisa lima kursi. Pengalaman pasang surut perolehan suara ini kini dijadikan sebagai bahan evaluasi total dan refleksi besar bagi seluruh kader untuk berbenah.
Neng Siti Julaiha menegaskan, formula utama untuk merebut kembali kursi yang hilang adalah dengan menerapkan strategi linierisasi suara yang ketat dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat. Menurutnya, kerja-kerja elektoral di tingkat bawah harus berbanding lurus dengan perolehan suara untuk DPR RI.
"Target kami di wilayah Banten, seluruh Muscab harus dapat diselesaikan pada bulan Juni dan Juli ini untuk memilih tim formatur. Kita tidak punya banyak waktu. Langkah taktis ini sangat krusial agar struktur baru di tingkat daerah bisa langsung tancap gas bergerak dinamis menghadapi verifikasi internal serta merangkul kembali kepercayaan para pemilih," tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Pandeglang, Entol Supriadi menyatakan bahwa DPC PPP Pandeglang saat ini tengah melaksanakan Muscab VI yang dihadiri penuh oleh perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 35 kecamatan. Jalannya persidangan berlangsung lancar berkat soliditas tinggi para kader di tingkat akar rumput, di mana esensi utama dari agenda ini adalah membentuk tim formatur kepengurusan baru untuk memanaskan kembali mesin politik partai. Tim tersebut nantinya bertugas merancang struktur yang adaptif guna menghadapi verifikasi internal sekaligus merekrut basis suara pemilih secara masif di lapangan.
"Dalam Muscab ini, kami memilih empat formatur dari unsur PAC, ditambah masing-masing satu orang dari DPC dan DPW Banten. Kami juga telah sowan ke ulama kharismatik Abuya Muhtadi untuk meminta doa restu agar ikhtiar memenangkan PPP di Pandeglang mendapat keberkahan," ujar Entol Supriadi.
Entol menambahkan, kepengurusan baru hasil kerja tim formatur ini nantinya akan langsung fokus membenahi struktur organisasi hingga ke tingkat ranting demi melahirkan pemimpin kredibel yang dapat diterima oleh seluruh kader dan simpatisan.
"Kami berkomitmen penuh untuk mengembalikan masa kejayaan itu kembali. Melalui kerja keras, soliditas struktural, dan ketulusan mengabdi, kami optimis PPP Pandeglang dan Banten akan merebut kembali kursi-kursi yang hilang dan memastikan bendera Ka'bah kembali berkibar dengan gagah di Senayan pada Pemilu 2029 nanti," pungkasnya.
(Red).