Istri Kadistan Banten Lolos Tiga Besar Calon Kepala DPKP Pandeglang. DPC AMIRA Minta Bupati Objektif Menentukan Pejabat yang Akan Dilantik Karena Dapat Memicu Konflik Kepentingan

Istri Kadistan Banten Lolos Tiga Besar Calon Kepala DPKP Pandeglang. DPC AMIRA Minta Bupati Objektif Menentukan Pejabat yang Akan Dilantik Karena Dapat Memicu Konflik Kepentingan

Redaksi-one.com, Pandeglang, Banten | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang resmi mengumumkan 12 nama Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lolos seleksi tiga besar Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi empat posisi eselon II. Pengumuman tersebut tertuang dalam surat Nomor: 800.1.2.6/41-Pansel-JPTP/2026 yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Asep Rahmat, S.T., pada 10 Juli 2026.

Proses seleksi terbuka yang telah berlangsung sejak Juni 2026 ini menjaring tiga nama dengan nilai tertinggi untuk masing-masing posisi. Seluruh peserta yang lolos telah melewati rangkaian tahapan mulai dari seleksi administrasi, penilaian kompetensi melalui assessment center, penelusuran rekam jejak, uji gagasan tertulis, hingga wawancara akhir. Pansel menegaskan bahwa daftar nama dalam pengumuman tersebut disusun berdasarkan urutan abjad dan tidak menunjukkan peringkat nilai peserta.

Berikut adalah daftar lengkap nama calon pejabat yang lolos tiga besar JPT Pratama Pemkab Pandeglang:

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan:

1. Ade Taufik Rahman Syah, S.T.
2. Bayu Daniswara, S.Hut.
3. Dana Mulyana, S.T.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP):

1. Muhadi, S.STP., M.Si.
2. Tanti Yulianti, S.P., M.M.
3. Yadi Pribadi, S.E.


Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah:

1. dr. Cut Budiarti Ema Zanda
2. H. Jaenal Mutakin, S.Kep., M.Kes.
3. Yayat Hidayat, S.K.M.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP):

1. Atep Purnama
2. Mohamad Mukhtadi, S.H., M.M.
3. Raden Yunceu Dewi, S.E.


Namun, hasil pengumuman ini langsung menuai sorotan dari publik. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Angkatan Muda Indonesia Raya (AMIRA) Pandeglang, Rohikmat, menyoroti adanya potensi konflik kepentingan (conflict of interest) pada formasi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP).

Menurut Rohikmat, salah satu kandidat yang lolos tiga besar, yaitu Tanti Yulianti, S.P., M.M., merupakan istri dari Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten. Hubungan kekerabatan ini dinilai berpotensi menimbulkan bias kebijakan jika nantinya yang bersangkutan terpilih dan dilantik.

"Kami melihat ada nama istri dari Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten pada daftar yang lulus seleksi JPT Pratama DPKP. Kondisi ini dikhawatirkan memicu konflik kepentingan yang nyata bilamana dilantik oleh Bupati Pandeglang," kata Rohikmat saat memberikan keterangan kepada media.

DPC AMIRA Pandeglang mendesak Bupati Pandeglang untuk bertindak objektif dalam menentukan satu nama final dari tiga besar yang diusulkan oleh Pansel. Langkah objektif ini dinilai krusial agar tata kelola birokrasi di sektor pertanian daerah tetap berjalan profesional dan transparan.

"Sangat rentan terjadi benturan kepentingan jika suaminya menjabat Kepala Dinas Pertanian tingkat Provinsi dan istrinya menjabat Kepala Dinas Pertanian tingkat Kabupaten. Kami meminta Bupati objektif dalam penentuan akhir ini," pungkas Rohikmat.

Hingga berita ini ditayangkan, tim media belum dapat mengonfirmasi perihal sorotan tersebut kepada pihak Panitia Seleksi maupun Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang.

Kepala BKPSDM Pandeglang saat di konfirmasi oleh awak media terkait Istri Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten yang lolos sebagai calon Pejabat Tinggi Prataman untuk kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang.

"Iya pak benar bahwa Bu Tanti Yulianti, S.P, MM, lolos tiga besar sebagai Calon Kepala Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan, nama-nama sudah di sampaikan ke Bupati, keputusan selanjutnya ada di ibu Bupati" sampainya., (Red)