Progam Pipanisasi Desa Desa Ciandur Dinilai Tak Bermanfaat, Buang Buang Anggaran.

Progam Pipanisasi Desa Desa Ciandur Dinilai Tak Bermanfaat, Buang Buang Anggaran.

Redaksi-one.com Pandeglang-Banten / 
Program perpipaan pertanian di Kampung Ciandur, Desa Ciandur, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi sorotan warga. Pekerjaan yang dinilai tidak maksimal tersebut dianggap tidak efektif dalam meningkatkan produktivitas pertanian sebagaimana yang diharapkan.

Sejumlah petani mengeluhkan bahwa."  Sistem perpipaan tersebut tidak sesuai kebutuhan di lapangan. Mereka menilai sumber air yang digunakan tidak memadai sehingga tidak berdampak pada peningkatan hasil pertanian.

“Program ini tidak maksimal dan kurang sesuai kebutuhan. Pipa sudah terpasang, tapi sumber airnya tidak jelas. Kalau hanya mengandalkan hujan, tentu tidak efektif,” ujar salah seorang petani, Senin (12/1/202).

Tim Investigasi GWI yang meninjau lokasi menemukan bahwa pada area proyek tidak terdapat papan informasi kegiatan, sehingga asal-usul program serta anggarannya belum diketahui secara pasti. Warga juga mempertanyakan pihak pelaksana maupun sumber pendanaannya.

Selain itu, penggunaan air yang diduga berasal dari tadah hujan juga dipertanyakan, karena dinilai tidak sesuai standar teknis program perpipaan pertanian yang seharusnya memanfaatkan sumber mata air secara berkelanjutan.

Salah satu warga setempat yang tak mau disebutkan inisialnya pun mengatakan." Ini mah yang penting anggaran terserap saja, Ngebangunnya asal jadi tidak memikirkan manfaatnya buat lahan pertanian sekitar,diduga cari keuntungan semata jelasnya.

Febi selaku PPL kecamatan saketi saat di konfirmasi via Telf WhatsApp menerangkan." Dulunya lancar tidak ada kendala, Akan tetapi ada di hulunya yang jebol jadi ini kami juga lagi cari solusi dan ia mengatakan datang saja ke BPP nanti kita klarifikasi biar jelas singkatnya.


Isak