Viral Menu Berbelatung & Gedung Dalam Proses Pembangunan, SPPG Banyubiru Labuan Tetap Jalan, BGN & Satgas MBG Pandeglang Diminta Jangan Tabang Pilih
Redaksi-one.com, Pandeglang, Banten | Viralnya Menu Berbelatung dan Gedung Tidak Layak, DPC AMIRA Pandeglang minta BGN dan Satgas MBG Pandeglang Suspend Dapur SPPG Banyubiru Labuan Pandeglang.
Rohikmat Ketua DPC AMIRA Pandeglang menyesalkan terkait dapur MBG SPPG Banyubiru Labuan, yang masih beroperasional menyediakan MBG bagi KPM padahal bangunannya tidak sesuai.
"Kami sangat menyesalkan SPPG yang dapurnya tidak layak dan masih dalam proses pembangunan gedung baru tapi masih beroprasi menyediakan MBG untuk KPM, berarti selama ini MBG yang dimasak memakai gedung Dapur yang tidak layak, babagimana makanan akan bagus kalau tempatnya saja tidak sesuai, Harusnya kalau bangunannya tidak sesuai dan lagi membagun, operasionalnya harusnya di hentikan atau si Suspend." Jelansya.

Jangan karena KSPPG dapur Banyubiru Labuan Korwil SPPG Pandeglang, Pelanggaran seberat itu tidak di tindak dan masih bisa menyediakan MBG untuk KPM, ini jelas tidak baik dan tidak adil, jangan tebang pilih dan ini jelas neoptiesme.
Wakil Satgas MBG Pandeglang yang juga ASDA 1 Pamkesra Doni Hermawan, saat di konfimasi oleh awak media menyampaikan.
"Ok sudah kita investigasi kesana tim sedang kita monitor terus" balasnya
Selang beberapa saat Wakil Satgas MBG Pandeglang mengirimkan Chat Klarifikasi dari KSPPG Banyubiru yang juga Korwil SPPG Pandeglang
"Wa'alaikum salam pak.. mohon maaf baru merespon????????, Terkait menu viral karena belatung, sudah dikonfirmasi kepihak sekolah, dan sudah dilakukan kordinasi juga perihal tersebut, pihak sekolah tidak tau menau perihal itu dan tidak ada laporan juga ke pihak sekolah.. pihak sppg pandeglang banyubiru (baik ka sppg maupun aslap) sudah konfirmasi kepihak sekolah dan menanyakan ada berapa menu buah yang tak layak konsumsi tersebut agar kami gantikan di hari berikutnya, namun tidak ada kelanjutannya karena dari siswanya pun tidak ramai diperbincangkan, hanya dengan 1 video itu saja yang membuat ramai pak, Untuk IPAL kita sudah menggunakan IPAL sejak lama, IPAL disimpan di belakang bangunan sppg, dan untuk bangunan kami sedang melakukan pembangunan dibelakang sppg itu sendiri, membangun dari nol sesuai ketentuan BGN, hal ini pun sudah dikonsultasikan ke atas pak????????" balalaanya.
Terkait dengan gedung yang tidak standar KSPPG Banyubiru Labuan menyampaikan sedang dalam tahap pembuatan gedung.
"Gambar ini rofi ambil dari cctv sppg yang mengarah ke belakang, agar rofi bisa pantau proses pembangunannya ketika tidak ada dilokasi.. bangunan yang sedang dalam tahap pengecoran, adalah sppg yang sedang dibangunan untuk relokasi????????, Bangunan yang dibawah garis hijau, itu bangunan rumah warga????????" jelasnya.
Saat ditanya masalah tidak di suspendnya SPPG Banyubiru labuan KSPPG Menyampaikan.
"Untuk pembuatan denahnya, arsitek dan mitra berkoordinasi langsung dengan ka sppg agar denah sesuai dengan klasifikasi dan layout sesuai dengan ketentuan agar tidak bertabrakan in out nya, agar tidak terjadi kontaminasi silang, Rofi akui dan tidak pernah menutupi kalo sppg yang sekarang belum sesuai dengan ketentuan, maka dari itu.. kami perbaiki dengan maksimal di bangunan baru, dan memastikan minim resiko dilapangan????????, Sekian klarifikasi dari rofi????????" balasnya.
Rohikmat menyampaikan kami minta kepada BGN dan Satgas MBG Pandeglang, agar melakukan tindakan tegas ke SPPG Banyubiru Labuan, yang diduga melanggar jangan tebang pilih. (Red)














