Sering Terjadi Konseting Akibat Kabel PLN Diwilayah Desa Banyubiru Terlalu Tua, AMPM Akan Lakukan Aksi Unras di Kantor PLN ULP Labuan

Sering Terjadi Konseting Akibat Kabel PLN Diwilayah Desa Banyubiru Terlalu Tua, AMPM Akan Lakukan Aksi Unras di Kantor PLN ULP Labuan

Redaksi-one.com, Pandeglang, Banten | Masyarakat di Kp. Pangbogoan Desa Banyubiru Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang, mengeluhkan pelayanan PT. PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Labuan terkait seringnya listrik mati akibat konsliting listrik.

Sering terjadi listrik padam. Kadang-kadang listrik menyala sebentar kemudian padam lagi, akibat konsleting Kabel PLN.

Salah seorang warga Kp. Pangbogoan Desa Banyubiru, mengatakan, masyarakat berharap listrik bisa menyala normal.

Padamnya listrik ini sangat berdampak bagi masyarakat terutama mereka yang bekerja menggunakan alat yang digerakkan daya listrik. Kemudian listrik yang sering hidup mati juga dapat merusak perabot elektronik. 

"Beberapa tahun terakhir listrik sering mati akibat konsleting Kabel PLN, karena yang saya tahu kabel PLN di kampung Pangbogoan di pasangnya waktu tahun 1994 atau 32 tahun lebih, dan belum ada penggantian dari pihak PLN ULP Labuan sampai saat ini" jelasnya.

Zaenal Barri, Ketua Aliansi Mahasiswa Pandeglang Menuntut (AMPM) turut serta menyikapi terkait sering terjadinya mati listrik akibat konsleting kabel PLN, di Kampung Pangbogoan Desa Banyubiru Kecamatan Labuan yang dapat mengakibatkan kebakaran dan elekteonik rusak.

"Yang saya tahu dan pernah baca Usia ideal kabel listrik PLN (Perusahaan Listrik Negara) di Indonesia bisa bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti, Tipe kabel (misalnya, kabel udara atau kabel bawah tanah), Lingkungan sekitar (misalnya, cuaca, suhu, kelembaban), Beban listrik yang dialirkan, Kualitas bahan kabel

Namun, secara umum, kabel listrik PLN memiliki umur pakai yang relatif panjang, yaitu sekitar 20-30 tahun, sedangkan kabel Listrik PLN di Kp. Pangbogoan Desa Banyubiru sudah lebih dari 32 tahun, ini jelas pelanggaran berat yang dilakukan PT. PLN ULP Labuan" paparnya.

Lanjut Zaenal Ketua AMPM Yang juga aktivis PMII, kami bersama masyarakat akan lakukan Aksi Unras ke Kantor PT. PLN ULP Labuan terkait dengan kelalaian Pihak PLN juga akan datangi Ombudsman untuk menyampaikan laporan Pengaduan, sebab ini bukan hanya kelalaian tapi kami menduga ada kesengajaan yang berakibat fatal bagi masyarat sebagai konsumen PT. PLN. Tutupnya. (Han/Red)