GOWI Soroti Ramainya Isu Formulir SPR/CIP Bank Mandiri yang Diduga Diserahkan Pendamping PKH ke Ketua BPD Cikuya

GOWI Soroti Ramainya Isu Formulir SPR/CIP Bank Mandiri yang Diduga Diserahkan Pendamping PKH ke Ketua BPD Cikuya

Redaksi-one.com
PANDEGLANG / Polemik beredarnya formulir SPR atau CIP Bank Mandiri yang diduga diserahkan seorang oknum Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Ketua BPD Desa Cikuya, Kecamatan Sukaresmi, terus menjadi sorotan tajam publik. Respons diam dari pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan sebelumnya justru memperkuat tanda tanya besar di kalangan warga dan komunitas jurnalis.

Gabungan Organisasi Wartawan Indonesia (GOWI) yang menaungi Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) dan Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) DPC Kabupaten Pandeglang angkat bicara dan menyampaikan sikap keras atas ramainya isu tersebut.

Ketua GWI: “Publik berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi!”

Ketua GWI DPC Kabupaten Pandeglang, Raeynold Kurniawan, menegaskan bahwa diamnya para pihak—baik Iyep selaku Pendamping PKH maupun Satim, Ketua BPD Desa Cikuya—justru semakin menimbulkan kegaduhan informasi di masyarakat.

"Kami menilai publik berhak mengetahui kejelasan dugaan penyerahan formulir SPR atau CIP perbankan tersebut. Transparansi adalah harga mati. Diam bukan solusi, justru memicu spekulasi,” tegas Raeynold.

Ia menambahkan, jika benar ada dokumen perbankan yang berpindah tangan tanpa dasar yang jelas, maka hal itu patut dipertanyakan dari sisi etika maupun prosedural.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal AWDI DPC Pandeglang, Jaka Somantri, mendorong agar semua pihak segera memberikan klarifikasi terbuka demi meredam polemik.

"Kami mendesak adanya klarifikasi resmi, baik dari pendamping PKH maupun pihak desa. Masyarakat tidak boleh dibiarkan bertanya-tanya. Setiap hal yang menyangkut data warga, apalagi terkait perbankan, harus dijelaskan mekanismenya,” ujar Jaka.

Jaka menilai bahwa pembiaran isu tanpa penjelasan dapat merugikan citra lembaga, program sosial, dan kepercayaan masyarakat terhadap aparatur setempat.

Sampai berita ini diturunkan, Iyep selaku Pendamping PKH dan Satim Ketua BPD Desa Cikuya belum memberikan tanggapan meskipun telah dihubungi beberapa kali oleh sejumlah jurnalis.

GOWI menyebut bahwa keengganan menjawab pertanyaan publik hanya akan memperpanjang polemik dan berpotensi menimbulkan salah persepsi.

GOWI Siap Kawal Informasi Hingga Terang Benderang

Baik GWI maupun AWDI menyatakan siap mengawal isu ini hingga mendapatkan klarifikasi utuh dan memastikan informasi yang beredar dapat dipertanggungjawabkan.

Amran