Hari Perdamaian Internasional 2026: DPRD Pandeglang Eri Yanto Ajak Masyarakat Rawat Persatuan dan Bangun Perdamaian dari Pandeglang
PANDEGLANG – Peringatan Hari Perdamaian Internasional yang diperingati setiap 21 September menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, serta membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi Gerindra, Eri Yanto, S.Si., M.M., menyampaikan bahwa perdamaian bukan hanya menjadi tanggung jawab negara maupun lembaga internasional, tetapi juga merupakan tanggung jawab setiap individu dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, perdamaian dapat dimulai dari lingkungan terdekat, seperti keluarga, lingkungan masyarakat, sekolah, tempat kerja, hingga ruang publik dan media sosial.
“Damai dimulai dari diri kita, dari keluarga, dari lingkungan hingga dunia yang lebih luas. Perbedaan jangan menjadi alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk saling menghargai dan membangun kebersamaan,” ujar Eri Yanto dalam pesan peringatan Hari Perdamaian Internasional 21 September 2026.
Ia mengajak masyarakat Pandeglang untuk terus mengedepankan dialog, gotong royong, toleransi, serta penyelesaian persoalan melalui cara-cara yang konstruktif dan bermartabat.
Eri Sapaan Akrabnya menilai semangat perdamaian memiliki hubungan erat dengan pembangunan daerah. Lingkungan sosial yang aman, harmonis dan saling menghormati akan menciptakan ruang yang lebih baik bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, berusaha dan berkontribusi terhadap pembangunan.
Karena itu, momentum Hari Perdamaian Internasional 2026 diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial.
“Mari kita hormati perbedaan, bangun komunikasi dan dialog, serta memperkuat solidaritas. Pandeglang yang damai adalah bagian dari fondasi untuk mewujudkan masyarakat yang bersih, sehat, maju dan sejahtera,” katanya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadi bagian penting dalam menjaga perdamaian, khususnya dengan menggunakan media sosial secara bijak, tidak mudah menyebarkan informasi yang dapat memicu konflik, serta membangun budaya komunikasi yang santun.
Peringatan Hari Perdamaian Internasional tahun ini juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai perdamaian kepada generasi muda. Menurut Eri sapaan akrabnya pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga tentang membangun karakter masyarakat yang mampu hidup berdampingan dalam keberagaman.
“Perdamaian adalah investasi untuk masa depan. Ketika kita mampu menjaga persatuan hari ini, kita sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya,” tuturnya.
Melalui momentum 21 September 2026, Eri Yanto mengajak seluruh masyarakat Pandeglang untuk bersama-sama menjaga perdamaian mulai dari lingkungan masing-masing.
“Mari bersama menjaga perdamaian, memperkuat persaudaraan dan membangun Pandeglang untuk generasi yang lebih baik.”
Selamat Hari Perdamaian Internasional 2026.
Bersama Membangun Dunia yang Lebih Damai, Adil dan Berkelanjutan.**














