Pemkab Pandeglang Tegaskan Komitmen Mewujudkan Komunikasi Inklusif pada Hari Bahasa Isyarat Internasional

Pemkab Pandeglang Tegaskan Komitmen Mewujudkan Komunikasi Inklusif pada Hari Bahasa Isyarat Internasional


PANDEGLANG, 23 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Pandeglang menyampaikan ucapan Selamat Hari Bahasa Isyarat Internasional yang diperingati setiap 23 September. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya membangun komunikasi yang inklusif serta memastikan masyarakat penyandang tuli dapat memperoleh ruang partisipasi dan akses informasi secara setara.
Hari Bahasa Isyarat Internasional ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi Majelis Umum PBB A/RES/72/161 dan diperingati setiap 23 September. Peringatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya bahasa isyarat dalam pemenuhan hak asasi manusia penyandang tuli. 

Perserikatan Bangsa-Bangsa +1
Bupati Pandeglang Hj. Raden Dewi Setiani, S.Sos., M.A. bersama Wakil Bupati Pandeglang H. Iing Andri Supriadi, S.H., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun lingkungan yang ramah, terbuka, dan tidak diskriminatif bagi penyandang disabilitas.

“Bahasa isyarat adalah jembatan komunikasi. Dengan membangun komunikasi yang inklusif, kita membuka ruang yang lebih luas bagi setiap warga untuk berpartisipasi, berkarya dan mendapatkan pelayanan secara setara.” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Pandeglang juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan bahasa isyarat, khususnya dalam pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, serta berbagai ruang interaksi sosial.

Peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026 mengangkat tema “Declaring Deaf People’s Human Rights”, yang menekankan pentingnya menjadikan hak-hak penyandang tuli sebagai kenyataan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk akses terhadap bahasa isyarat nasional. 

Semangat tersebut sejalan dengan pesan yang diangkat dalam materi publikasi Pemkab Pandeglang
“Bahasa Isyarat, Jembatan Komunikasi, Wujudkan Inklusi dan Kesetaraan untuk Semua.”
Melalui momentum ini, Pemkab Pandeglang mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Pandeglang yang inklusif, di mana setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkomunikasi, memperoleh pelayanan, berkembang, dan berkontribusi bagi daerah.
Pemkab Pandeglang

Bangga Melayani, Membangun Pandeglang yang Inklusif dan Setara.