Usai Upacara HUT RI, Bupati Dewi Setiani Takziah ke Rumah Duka di Munjul

Pandeglang — Di tengah semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah langkah penuh empati ditunjukkan Bupati Pandeglang Hj Rd. Dewi Setiani, Senin (17/8/26).


Usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI di Alun-alun Pandeglang, Bupati Dewi Setiani langsung menyempatkan diri menuju Kecamatan Munjul untuk bertakziah ke kediaman keluarga Muhammad Azam Faturohman, warga yang meninggal dunia akibat kecelakaan mobil losbak.


Di tengah suasana duka, Bupati Pandeglang hadir bukan sekedar sebagai kepala daerah, namun sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan kehilangan. Kehadirannya menjadi bentuk perhatian dan dukungan moril bagi keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.


Suasana haru terasa ketika Bupati duduk bersama keluarga almarhum. Ia memberikan dorongan kepada keluarga agar tetap tabah, sabar dan ikhlas menerima musikbah yang terjadi.


Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara dan pengibaran bendera Merah Putih. Kemerdekaan juga memiliki makna tentang kepedulian, kemanusiaan dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.


“Ketika masyarakat berbahagia, pemerintah hadir. Ketika masyarakat khawatir, pemerintah juga harus hadir.” terangnya.


Kehadiran Bupati Dewi Setiani di rumah duka menjadi gambaran sederhana tentang kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat. Di tengah kesibukan menjalankan roda pemerintahan, ruang untuk mendengar, menyapa, dan menguatkan warga tetap menjadi bagian penting dari pengabdian.
Bagi keluarga yang tengah berduka, kehadiran dan perhatian mungkin tidak dapat menghapus kesedihan. Namun, sebuah kunjungan, doa dan uluran tangan penguatan dapat menjadi energi untuk melewati masa kehilangan.


Bupati Dewi Setiani juga mendoakan almarhum Muhammad Azam Faturohman agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya serta diterima seluruh amal ibadahnya.


Sementara kepada keluarga yang ditinggalkan, doa dan harapan disampaikan agar diberikan kekuatan, kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan.


Merah Putih berkibar sebagai simbol kemerdekaan. Namun di tengah masyarakat, kepedulian menjadi warna lain dari sebuah pengabdian.
Karena bagi pemimpin, hadir bersama masyarakat bukan hanya saat perayaan, tetapi juga saat air mata sedang musim gugur.


Peduli, Melayani, dan Mengabdi dengan Hati untuk Masyarakat Pandeglang.